Lingga – Empat desa di Kecamatan Katang Bidare, Kabupaten Lingga, masih bergantung pada listrik terbatas. Hanya Desa Benan yang menikmati aliran listrik 24 jam penuh sejak awal 2025. Ironisnya, meskipun berada di Desa Benan, Kantor Kecamatan Katang Bidare hingga kini belum tersambung jaringan listrik PLN.
Listrik Masih Terbatas di Empat Desa
Sekretaris Kecamatan Katang Bidare, Aswin, menjelaskan empat desa lain di wilayahnya masih mengandalkan listrik dengan waktu terbatas, mulai pukul 17.00 WIB hingga 07.00 WIB. Empat desa tersebut adalah Pulau Bukit, Pulau Medang, Pulau Duyung, dan Mensanak.
“Yang 24 jam hanya Desa Benan, itu pun baru terealisasi tahun 2025,” kata Aswin, Rabu (3/9/2025).
Baca Juga : Wali Kota Lis Darmansyah Terima Audiensi Ikatan Guru Indonesia
Kantor Kecamatan Pakai Genset
Meski berlokasi di Desa Benan yang sudah teraliri listrik penuh, Kantor Kecamatan Katang Bidare justru belum bisa menikmati jaringan PLN. Untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, pihak kecamatan masih bergantung pada mesin genset.
“Alasannya karena belum dapat izin pemasangan kabel dan tiang listrik. Usulan sudah kami sampaikan, tapi sampai sekarang belum terealisasi,” ujar Aswin.
Ketergantungan pada genset membuat pelayanan publik di kantor kecamatan sering terganggu. Saat mesin mengalami kerusakan atau kehabisan bahan bakar, aktivitas administrasi otomatis terhenti. Kondisi ini dikeluhkan masyarakat yang membutuhkan layanan cepat.
Harapan Warga Katang Bidare
Warga Kecamatan Katang Bidare berharap pemerintah segera memberi perhatian lebih serius terhadap permasalahan listrik di wilayah mereka. Menurut warga, kantor kecamatan seharusnya menjadi prioritas karena berhubungan langsung dengan pelayanan publik.
“Kalau kantor kecamatan saja tidak bisa stabil listriknya, bagaimana pelayanan bisa maksimal?” ujar salah seorang warga Benan.
Baca Juga : Alhamdulillah Kota Tanjungpinang dalam Kondisi Aman
Masyarakat juga menilai penyelesaian persoalan listrik akan berdampak besar pada perekonomian. Dengan listrik 24 jam, aktivitas usaha kecil, pendidikan, hingga kesehatan di pulau-pulau sekitar bisa berjalan lebih baik.
Tuntutan Percepatan Sambungan PLN
Kecamatan Katang Bidare termasuk wilayah terluar yang memiliki tantangan besar dalam infrastruktur. Sambungan listrik PLN menjadi harapan utama agar pelayanan publik tidak lagi bergantung pada genset.
“Kami berharap masalah listrik ini segera ditangani. Kantor kecamatan harus jadi prioritas karena melayani seluruh warga,” tegas Aswin.






