Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) 2025 di ruang rapat Dinas Kesehatan. Forum ini menjadi wadah komunikasi antara pemerintah, pemangku kepentingan, dan masyarakat untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang kesehatan.
Baca Juga : Kebakaran Rumah di Jalan Pramuka Tanjungpinang
Acara tersebut dihadiri perangkat daerah, instansi vertikal, perguruan tinggi, pimpinan rumah sakit, camat, lurah, organisasi masyarakat, hingga media lokal. Para peserta menyampaikan masukan, kritik, sekaligus solusi untuk memperbaiki penyelenggaraan layanan publik.
Fokus pada Layanan Digital dan Stop BABS
Plt Sekretaris Dinas Kesehatan Tanjungpinang, dr. Muhamad Paisal, menegaskan forum ini bukan sekadar seremonial. “Forum ini penting karena kita bisa langsung melihat kebutuhan dan tantangan di lapangan,” ujarnya.
Paisal menyebut ada dua rekomendasi utama dari diskusi, yakni pengembangan sistem layanan berbasis digital untuk memudahkan akses kesehatan serta percepatan program Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di 10 kelurahan. “Kedua hal ini menjadi prioritas karena menyangkut kualitas hidup masyarakat dan pelayanan yang transparan, efisien, serta tepat sasaran,” tegasnya.
Baca Juga : Jadwal Terbaru KM Sabuk Nusantara 48 Voyage 17 Tahun 2025
Ajak Masyarakat Berpartisipasi
Paisal menambahkan, keberhasilan program hanya tercapai bila masyarakat berpartisipasi aktif. “Tanpa dukungan masyarakat, sehebat apa pun program yang kita susun tidak akan berjalan maksimal. Karena itu, mari kita bersama-sama mendukung layanan digital dan gerakan Stop BABS di lingkungan masing-masing,” pungkasnya.






