Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific

Pemkot Tanjungpinang Kembangkan Desain Olahraga

Skintific

Tanjungpinang – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tanjungpinang menggelar Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Desain Olahraga Daerah (DOD) di Hotel Bintan Plaza, Jl. MT. Haryono Km. 3,5, Selasa (18/11/2025). Melalui FGD ini, Dispora ingin menghimpun rekomendasi strategis yang akan menjadi dasar penyusunan arah kebijakan pembangunan olahraga di Kota Tanjungpinang.

Kepala Dispora Kota Tanjungpinang, Ruli Friady, menyampaikan bahwa FGD ini tidak hanya bertujuan merumuskan dokumen perencanaan, tetapi juga memperkuat kolaborasi lintas lembaga. Pemerintah daerah, KONI, akademisi, pelatih, organisasi olahraga, atlet, hingga komunitas olahraga diharapkan dapat memberi pandangan dan masukan.

Skintific

“Kami ingin menghasilkan rekomendasi yang terukur dan sesuai ketentuan peraturan perundangan. Semua pihak harus terlibat agar desain ini mencerminkan kebutuhan daerah,” ujar Ruli.

Ruli menegaskan bahwa dokumen DOD akan menjadi pedoman strategis untuk menentukan arah kebijakan, strategi, dan program pengembangan olahraga di Kota Tanjungpinang. Ia berharap kebijakan tersebut dapat memperkuat pembinaan prestasi, memperluas partisipasi masyarakat, serta mendorong regenerasi atlet secara berkelanjutan.

Baca Juga : Rumuskan Desain Olahraga Daerah Lewat FGD

FGD

“Melalui FGD ini, kita ingin memastikan desain olahraga daerah benar-benar relevan dan dapat memfasilitasi perkembangan olahraga, mulai dari pendidikan hingga prestasi,” ucapnya.

Selain penguatan kebijakan, Ruli juga meminta peserta FGD memberi perhatian pada sinkronisasi antara pemerintah, organisasi olahraga, sekolah, perguruan tinggi, pelatih, dan masyarakat. Menurutnya, sinkronisasi ini sangat penting agar pembinaan prestasi berjalan optimal dan tidak tumpang tindih.

Harapan senada disampaikan Asisten 2 Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Tanjungpinang, Elfiani Sandri. Ia menekankan bahwa Desain Olahraga Daerah bukan sekadar formalitas atau kewajiban regulasi, tetapi kebutuhan untuk memastikan pembangunan sektor olahraga berlangsung terarah dan berkelanjutan.

Desain

“Kita membutuhkan perencanaan yang matang. Pembangunan olahraga tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Arah dan targetnya harus jelas, dan kita harus membangun fondasi pembinaan sejak dini,” tegas Elfiani.

Elfiani juga menyoroti pentingnya proses penjaringan dan pembinaan atlet muda di Tanjungpinang. Ia menjelaskan bahwa pemerintah ingin menyiapkan metode pembinaan yang tepat dan didukung sarana serta prasarana memadai.

Baca Juga :  Imigrasi Tanjung Uban Sukses Gelar Eazy Passport

FGD

“FGD ini menjadi forum produktif untuk berbagi pengalaman dan mencari strategi terbaik bagi pembangunan olahraga di Tanjungpinang,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Elfiani juga mengungkapkan beberapa rencana pengembangan fasilitas olahraga. Pemerintah Kota Tanjungpinang sedang menyusun konsep pembangunan lapangan golf di Senggarang, kemudian merehabilitasi dan memperbaiki Stadion Sulaiman Abdullah agar lebih representatif.

“Alhamdulillah, untuk pembangunan GOR baru kita sudah memperoleh rekomendasi. Selanjutnya kita akan berupaya mengajukan dukungan ke Kementerian PUPR,” ujarnya.

FGD ini berlangsung dinamis dengan sesi diskusi antarorganisasi, pemetaan kebutuhan olahraga, serta penyusunan langkah prioritas yang akan dituangkan ke dalam dokumen akhir Desain Olahraga Daerah. Pemerintah berharap dokumen tersebut mampu menjadi peta jalan pengembangan olahraga yang dapat dieksekusi secara realistis dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Tanjungpinang.

Skintific