Kota Tanjungpinang — Pemerintah Kota Tanjungpinang menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Penilaian Adipura sekaligus pemaparan Pra Pantau Satgas Adipura di Ruang Rapat Raja Haji Fisabilillah, Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Jumat (21/11). Wali Kota Lis Darmansyah memimpin rapat tersebut untuk menyatukan pemahaman seluruh perangkat daerah terkait indikator penilaian dan langkah teknis menjelang Adipura 2025.
Pemko Cari Formula Baru Pengelolaan Sampah
Lis menegaskan pentingnya koordinasi lintas perangkat daerah agar kebijakan dan langkah strategis dapat tersusun secara tepat. Ia menyebut pengelolaan sampah tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan, tetapi juga harus memberi nilai tambah dan potensi keuntungan bagi daerah.
“Kita ingin menghadirkan sistem pengelolaan sampah yang modern, terukur, dan berkelanjutan. Sampah tidak boleh lagi menjadi persoalan, tetapi harus menjadi peluang,” tegas Lis.
Baca juga: Pinjam Rp110 M, Ansar Bangun Poliklinik 5 Lantai
Penanganan Banjir Jadi Perhatian Serius
Lis juga menyinggung penanganan banjir sebagai isu strategis. Menurutnya, persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan teknis lapangan, tetapi juga menyangkut perilaku masyarakat, tata kelola lingkungan, dan kesiapan infrastruktur.
“Setiap wilayah harus memiliki perlindungan memadai dari risiko banjir dan genangan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kebersihan kota erat kaitannya dengan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha perlu terlibat aktif dalam menjaga lingkungan.
Membangun Tanjungpinang yang Bersih dan Bertumbuh
Lis menegaskan bahwa seluruh upaya ini bermuara pada satu tujuan besar: menghidupkan kembali Tanjungpinang sebagai kota yang bersih, tertata, nyaman, dan memiliki banyak peluang.
“Kita ingin Tanjungpinang kembali bergerak dan tumbuh. Dengan kebersamaan, saya yakin kita mampu melangkah lebih maju,” ucapnya.
Satgas Adipura Paparkan Titik Prioritas
Dalam rapat tersebut, Satgas Adipura memaparkan sistem Pra Pantau untuk mengidentifikasi titik prioritas, mengevaluasi progres kebersihan, dan memastikan standar Adipura diterapkan secara konsisten di lapangan.
Pemkot juga menegaskan bahwa persiapan menuju penilaian Adipura bukan sekadar seremoni. Upaya ini merupakan langkah nyata untuk memperbaiki kualitas lingkungan melalui pengelolaan sampah, penataan sarana-prasarana kebersihan, penguatan ruang terbuka hijau, serta peningkatan kesadaran masyarakat.
Baca juga: Pemkot Tanjungpinang Kembangkan Desain Olahraga
Sinergi Lintas Perangkat Daerah
Melalui koordinasi lintas perangkat daerah, Pemko Tanjungpinang mengharapkan seluruh elemen bergerak lebih responsif dan terukur. Penataan TPS, pembenahan titik pantau, peningkatan peran bank sampah, hingga pengawasan kawasan rawan sampah menjadi agenda yang harus segera ditindaklanjuti.
Partisipasi aktif masyarakat juga menjadi faktor kunci dalam mewujudkan Tanjungpinang sebagai kota yang bersih, sehat, dan layak huni.






